Tuban Dipilih Jadi Tuan Rumah Susbalan LXIII Satkorwil Banser Jatim
Tuban - Jumlah 82 kader Banser dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, dan Kudus telah mengikuti Apel Pembukaan Pendidikan Dasar Lanjutan (Susbalan) Angkatan LXIII Satkorwil Banser Jawa Timur yang digelar di MA Al Falah Bangilan, Kabupaten Tuban, Jumat (3/7/2026). Kegiatan pengkaderan tersebut berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, mengusung tema “Resiliensi Organisasi, Berdedikasi untuk Negeri.”
Peresmian Pembukaan Susbalan dilakukan oleh Kasatkorwil Banser Jawa Timur, H. Rizza Ali, dan disaksikan oleh jajaran Satkornas Banser yang diwakili Kasat Provost Nasional H. Syafii, jajaran PW GP Ansor Jawa Timur, jajaran Satkorwil Banser Jawa Timur, RM. Armaya Mangkunegara, serta unsur Forkopimka Bangilan.
Selama kegiatan berlangsung, apel terselenggara dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat. Di tengah rangkaian apel, dilaksanakan prosesi penyematan tanda peserta sebagai simbol resmi dimulainya Pendidikan Dasar Lanjutan (Susbalan) Angkatan LXIII Satkorwil Banser Jawa Timur. Rangkaian acara diisi dengan penyerahan Detasemen Wanita Banser (Denwatser) kepada PC Fatayat NU sebagai Garda Fatayat (Garfa).
H. Rizza Ali, Kasatkorwil Banser Jawa Timur, menyatakan dalam sambutannya bahwa Kabupaten Tuban memiliki posisi penting dalam operasi Banser. Menurutnya, Tuban telah melahirkan banyak pemimpin unggul yang sekarang mengemban amanah di tingkat nasional, sehingga layak menjadi percontohan bagi daerah lain.
Tuban harus menjadi percontohan bagi Banser di daerah lain. Kasatkornas dan Kasat Provost Nasional berasal dari Tuban juga. Menurutnya, kader Banser Tuban harus mampu menunjukkan kualitas, kedisiplinan, dan kesetiaan serta menjadi teladan dalam menjalankan khidmah organisasi.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial yang kemungkinan besar adalah salah, terlebih menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama di masa mendatang. Oleh karenanya perlu penelurusan lebih lanjut.
“Jangan sampai kita terpengaruh oleh berita-berita di media sosial. Siapapun yang nantinya mendapat amanah memimpin Nahdlatul Ulama, harus kita hormati dan taati. Khidmah kita adalah kepada Nahdlatul Ulama,” terangnya.
Secara khusus, ia menginstruksikan Banser, khususnya di Kabupaten Tuban, agar tetap berada dalam satu garis komando bersama para kiai dan PCNU, terus melestarikan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, serta memperkuat kehadiran Banser di tengah masyarakat.
“Bangun sinergi dengan Forkopimca, Muslimat NU, Fatayat NU, dan seluruh badan otonom NU. Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan, Banser justru tidak hadir di tengah mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatkorcab Banser Tuban, Abdur Rohman, berharap seluruh rangkaian pendidikan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi organisasi.
“Semoga Susbalan Angkatan LXIII ini berlangsung dengan lancar, penuh khidmah, dan mampu melahirkan kader-kader Banser yang militan, berkarakter kuat, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada organisasi, agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti rangkaian materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kader sebagai pemimpin Banser di berbagai tingkatan. Materi tersebut meliputi penguatan ideologi Ke-NU-an dan Ahlussunnah wal Jamaah, kepemimpinan efektif, manajemen organisasi, disiplin dan tata aturan Banser, teknik pengamanan, komunikasi dan lobi, literasi digital, pengorganisasian pasukan, hingga strategi pengembangan jaringan dalam menghadapi dinamika organisasi dan perkembangan zaman.
Melalui Susbalan Angkatan LXIII ini, Satkorwil Banser Jawa Timur menargetkan lahirnya kader-kader yang tangguh secara ideologis, disiplin dalam organisasi, serta memiliki kapasitas kepemimpinan dan kemampuan menggerakkan pasukan di wilayahnya masing-masing. Pendidikan ini juga menjadi ikhtiar memperkuat resiliensi organisasi agar Banser semakin adaptif, solid, dan profesional dalam mengawal khidmah kepada Nahdlatul Ulama, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
