Kisah Nabi Idris Alayhis Salaam

Kisah Nabi Idris Alayhis Salaam. Nabi Idris adalah Nabi yang ketiga dari para Nabi. Ada perbedaan pendapat tentang tempat kelahirannya.

Dikatakan:

Dalam Surah Maryam, ayat 56 dan 57 tercantum pujian tentang Nabi Idris bahwa beliau sangat taat, shaleh, dan Allâh mengangkat Beliau ke tempat (derajat) yang tinggi. Beberapa Ulama mengatakan tempat ini adalah surga ke-empat dan beberapa mengatakan surga ke-enam. Apa yang ditegaskan adalah bahwa Nabi Idris kemudian kembali ke Bumi setelah diangkat ke surga. Beliau kembali ke Bumi dan meninggal di Bumi. 

Idris adalah seorang Nabi dan Rasul, sesuai dengan yang ditegaskan dalam Al-Qur'an. Kita harus memiliki keyakinan kuat bahwa Idris adalah Nabi Allâh dan bahwa Beliau menyampaikan pesan dari Tuhan.

Ada perbedaan pendapat tentang silsilah Nabi Idris, tetapi yang terkuat adalah yang kita sebutkan di atas. Beliau diberi nama "Idris" dengan asal mula kata "Idris" berasal dari bahasa Arab "Dirasah" yang berarti "belajar lama." 

Beliau disebut Idris karena Beliau mempelajari banyak hal yang diturunkan kepada Nabi Adam dan Nabi Seth.

Untuk penampilan fisiknya, Al-Hakim berkata dalam Mustadraknya, menyalin dari Samurah, putra Jundub, bahwa Nabi Idris berbadan tinggi, dengan kulit putih. Beliau memiliki dada yang lebar. Nabi Idris memiliki sedikit rambut di tubuh, dan rambut yang lebat di kepalanya. Beliau memiliki perbedaan warna terang di dadanya, tetapi bukan dari penyakit kulit.

Ketika ketidak-adilan dan permusuhan terjadi di antara orang-orang di Bumi, Allâh mengangkat Idris ke surga. Disebutkan bahwa Nabi Idris adalah orang pertama yang menggunakan pena setelah Nabi Adam (Nabi Adam memiliki pengetahuan tentang cara menggunakan pena) dan yang pertama kali  memotong bahan pakaian dan menjahitnya. 

Ibn Hibban mengatakan dalam bukunya As-Sahih, dari Abu Dharr, bahwa Rasulullâh sallallâhu ^alayhi wa Sallam berkata, “Wahai Abu Dharr, ada empat di antara para Nabi yang berbicara bahasa yang disebut Suryani, yaitu: Adam, Seth, Akanukh (Idris, yang pertama menggunakan pena setelah Adam) ), dan Nuh.

Nabi Idris adalah Nabi Ketiga

Nabi Idris adalah Nabi yang ketiga dari para Nabi. Ada perbedaan pendapat tentang tempat kelahirannya. Beberapa Ulama mengatakan Beliau dilahirkan di Babylon dan beberapa Ulama mengatakan di Mesir. Perkataan yang benar adalah bahwa Beliau lahir di Babylon, di Irak. Pada tahun-tahun pertama, Idris mengikuti pengetahuan yang disebarkan oleh Adam dan Seth. Kemudian Allâh menjadikannya seorang Nabi dan Rasul. Allâh menurunkan 30 Kitab pendek (Suhuf) kepada Nabi Idris, sebagaimana dinyatakan dalam hadits, yang diriwayatkan oleh Ibn Hibban dari Abu Dharr. Idris mengajarkan orang-orang tentang Tuhan, dan mengumpulkan mereka untuk menerapkan aturan-aturan Agama. Beliau menekankan bahwa satu-satunya yang layak disembah adalah Allâh, meskipun pada jaman itu semua manusia adalah Muslim selama hidup Nabi Idris.

Beberapa orang tidak patuh dalam menjalankan aturan Agama. Idris membuat keputusan untuk meninggalkan Irak dan pergi ke Mesir. Ketika Nabi Idris melihat sungai Nil yang besar di Mesir, Beliau mulai berpikir tentang kebesaran Tuhan. Beliau memuji Allâh saat memandang dengan kagum di Sungai Nil.

Nabi Idris tinggal di Mesir bersama orang-orangnya (para pengikutnya) untuk jangka waktu tertentu, memanggil orang-orang untuk taat dan patuh sesuai aturan Agama. Dikatakan bahwa Beliau hidup 82 tahun di Bumi. Kemudian Allâh mengangkatnya ke Surga. Kemudian Beliau turun kembali dan meninggal di Bumi.

Ada beberapa ucapan bijak yang dikenal tentang Nabi Idris. Nabi Idris mengajak orang-orang untuk menjadi Muslim yang baik, mengikuti semua aturan Agama yang diwahyukan kepadanya. Beliau memanggil orang-orang untuk hidup sederhana dan tidak mewah, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad juga. Nabi Muhammad mengatakan kepada Mu^adh ibnu Jabal: "Tinggalkan kemewahan, orang taqwa bukanlah orang yang hidup mewah."

Nabi Idris mengajarkan kepada umatnya untuk saling berbuat bijak dan adil. Beliau juga mengajak mereka untuk melakukan Sholat dan menunjukkan kepada mereka cara Sholat. Mereka diperintahkan untuk berpuasa pada hari-hari tertentu setiap bulan. Mereka diperintahkan untuk membayar Zakat dari uang mereka untuk membantu orang miskin. Beliau sangat disiplin mengajarkan orang-orang tentang Thaharah (Wudhu‘) dan membersihkan diri (Mandi Junub) setelah berhubungan suami-istri. Beliau menegaskan bahwa alkohol sangat dilarang.

Pada zaman Nabi Idris, orang-orang berbicara dalam 72 bahasa. Allâh membuat Idris menguasai semua 72 bahasa, sehingga Beliau bisa mengajar semua orang dalam bahasa mereka masing-masing. 

Dalam Surah Ibrahim, Ayat 4, menyatakan bahwa, "Allah tidak mengirim seorang Rasul kecuali bahwa ia berbicara dalam bahasa bangsanya, untuk memberi ajaran yang jelas bagi mereka."

Allâh memberi Nabi Idris ilmu pengetahuan yang Beliau ajarkan kepada orang-orang. Allâh memberinya pengetahuan tentang Astronomi. Beliau adalah orang pertama yang mempelajari ilmu kedokteran. Beliau adalah orang pertama yang memperingatkan bahwa banjir akan datang sebagai hukuman (seperti yang kemudian terjadi pada masa Nabi Nuh). Idris adalah orang pertama yang menetapkan aturan perencanaan kota. 

Dikatakan bahwa Nabi Idris membangun dua piramida terkenal di Mesir.

Di antara kearifannya yang terkenal adalah Beliau berkata, “Bersabar, dengan percaya kepada Allâh, akan membawa seseorang menuju kemenangan.” Ini terukir di batu cincinnya. 

Nabi Idris mengatakan agar kita memiliki Niat yang tulus ketika kita membuat permohonan (berdoa) kepada Allâh, ketika Sholat dan Puasa.

Kisah NABI IDRIS dan IBLIS

Abu Ishaq al-Isfarayiniyy, dalam bukunya At-Tartib fi ^Usulil-Fiqh, mengatakan bahwa; yang pertama kali yang menyajikan konsep "kemustahilan intelektual" adalah Nabi Idris. Diriwayatkan kejadian berikut:

Iblis datang kepada Nabi Idris yang sedang menjahit. Nabi Idris setiap kali memasukkan jarum Beliau mengucap “SubHânal-Lâh” (Allâh suci dari ketidaksempurnaan). Setiap kali Beliau mengeluarkannya, Beliau akan mengucap "Al-Hamdulil-Lâh" (puji dan syukur kepada Allâh). 

Suatu saat Iblis datang kepadanya dengan membawa kulit. Iblis berkata "Apakah Tuhan memiliki kekuatan untuk menempatkan seluruh alam semesta dalam kulit kecil ini?" 

Nabi Idris berkata, "Jika Tuhan menghendaki, Dia memiliki kekuatan untuk membuat seluruh alam semesta ini berada di dalam lubang jarum yang aku gunakan untuk menjahit .” 

Kemudian Nabi Idris menusuk mata Iblis dengan jarumnya.

Abu Ishaq menjelaskan arti perkataan Nabi Idris kepada Setan, yaitu: Jika Allâh berkehendak untuk membuat seluruh alam semesta dengan mengecilkannya agar bisa masuk ke dalam lubang jarum, maka Allâh memiliki kekuatan untuk melakukannya. Namun, jika seseorang berbicara tentang mengambil seluruh alam semesta dengan ukuran yang dimilikinya, dan memasukkannya melalui lubang jarum dengan ukuran yang dimilikinya, maka secara intelektual ini tidak memungkinkan.

Abu Ishaq mengatakan bahwa Nabi Idris tidak memberikan penjelasan itu kepada Iblis, karena Nabi Idris tahu bahwa Iblis adalah makhluk yang keras kepala dan tak mungkin percaya dan memeluk Islam. Iblis hanya mengajukan pertanyaan untuk membingungkan Nabi Idris saja. Iblis tidak menginginkan jawaban yang sesungguhnya. Dia hanya mengajukan pertanyaan untuk berniat jahat dan dalam usaha yang sia-sia untuk membawa Nabi Idris keluar dari Islam.

Abu Ishaq mengatakan bahwa konsep ini tidak menyebar sangat luas pada zaman Nabi kita, tetapi kemudian pemahaman tentang hal ini menjadi begitu menyebar luas sehingga tidak dapat disangkal.

Al-Ash ^ariyy mengambil dari jawaban Nabi Idris banyak penilaian dan Hukum tentang hal-hal yang secara intelektual adalah mustahil.

COMMENTS

Nama

AjaranNU,11,Akidah,10,AmaliyahNU,7,Antihoax,4,Bandengan,3,Banom,25,Banser,4,Bapangan,2,Bulu,2,Demaan,2,Fatayat,6,Gpansor,6,Hikmah,15,Internasional,15,IPNU IPPNU,9,Jatman,2,Jepara,32,Jobokuto,2,JQH,5,Kajian,27,Karangkebagusan,1,Kauman,1,Kedungcino,3,Keislaman,30,Kuwasen,3,Lakpesdam NU,1,LAZISNU,1,LBMNU,2,LDNU,4,LESBUMI,1,LFNU,1,LKNU,2,LPBHNU,1,LPNU,1,LTMNU,3,LWPNU,1,Maarif,6,Mulyoharjo,1,Muslimat,8,MWCNU,23,Nasional,30,News,69,NU,29,NUabad21,6,NUDunia,7,Pagarnusa,1,Panggang,1,Pendidikan,8,Pengkol,1,Potroyudan,1,RMI,5,Saripan,3,SejarahNU,8,Tokoh,7,Ujungbatu,1,Wonorejo,3,Ziarah,11,
ltr
item
MWC NU Jepara: Kisah Nabi Idris Alayhis Salaam
Kisah Nabi Idris Alayhis Salaam
Kisah Nabi Idris Alayhis Salaam. Nabi Idris adalah Nabi yang ketiga dari para Nabi. Ada perbedaan pendapat tentang tempat kelahirannya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgrbZkJKfLKE72XqRWtRq-F6ecXR1-0zPmxD7Lvz3Z1RQxBnmTr8fLO0n59_fxorAutAhFVzajau-1Ah_DU8NzAl9T2uxlfk0qXzTGsr1ukcE0waCYb1NVTmTY6xXKMc3HaLz-xpoZAGPlaGOBv8wQDjIvv_DuC4g1uURIhARCmORwPoOxa0sELR7J9=w640-h366
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgrbZkJKfLKE72XqRWtRq-F6ecXR1-0zPmxD7Lvz3Z1RQxBnmTr8fLO0n59_fxorAutAhFVzajau-1Ah_DU8NzAl9T2uxlfk0qXzTGsr1ukcE0waCYb1NVTmTY6xXKMc3HaLz-xpoZAGPlaGOBv8wQDjIvv_DuC4g1uURIhARCmORwPoOxa0sELR7J9=s72-w640-c-h366
MWC NU Jepara
https://www.mwcnujepara.com/2021/12/kisah-nabi-idris-alayhis-salaam.html
https://www.mwcnujepara.com/
https://www.mwcnujepara.com/
https://www.mwcnujepara.com/2021/12/kisah-nabi-idris-alayhis-salaam.html
true
3557243800941901703
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy