LP Ma’arif Jateng Kerjasama dengan Pearson Indonesia targetkan Madrasah Standar Internasional
Jakarta - Di hari Sabtu, 4 Juli 2026, di Hotel JW Marriott Kuningan, Jakarta, LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah dan Pearson Indonesia secara resmi menandatangani kerjasama, Memorandum of Understanding (MoU). Hal ini dilakukan oleh LP Ma'arif NU adalah dalam upaya meningkatkan kapasitas guru dan siswa di madrasah dan sekolah Ma'arif di Jawa Tengah, kerja sama ini merupakan langkah strategis.
David Lyons, Vice President Asia—English Language Learning sekaligus Executive Director Pearson Australia, menyampaikan dukungan penuh Pearson terhadap upaya LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas pendidikan Bahasa Inggris.
David Lyons juga menyatakan bahwa mereka sangat mendukung pengembangan kualitas pendidikan Bahasa Inggris yang dilakukan oleh LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah. Hal ini adalah menjadi awal yang baik untuk kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan di masa mendatang.
Sementara itu, Dr. Hidayatun, Pelaksana Harian (Plh.) Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, mengatakan bahwa LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah saat ini membangun lebih dari 4.000 sekolah dan madrasah di berbagai jenjang pendidikan. LP Ma'arif NU Jateng menargetkan 500 sekolah dan madrasah berstandar global akan tercapai.
Menurut Hidayatun, salah satu cara untuk mencapai cita-cita tersebut adalah dengan meningkatkan program Bahasa Inggris bagi semua guru dan siswa.
Diharapkan bahwa kerja sama ini akan menghasilkan berbagai program pengembangan, termasuk peningkatan kapasitas guru, penyediaan sumber belajar yang memenuhi standar internasional, dan penguatan lingkungan pembelajaran bahasa Inggris di madrasah dan sekolah Ma'arif.
Christian Puguh, Assistant Manager for Business Development Pearson Indonesia-Malaysia, dan Muslich, Koordinator Jaringan dan Kerja Sama LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, juga hadir di acara tersebut.
Dengan menandatangani MoU ini, LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah mendapatkan momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama internasional dan memperkuat komitmen untuk menciptakan pendidikan yang unggul, berdaya saing di seluruh dunia, yang didasarkan pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah.
