1.284 jamaah Haji Asal Brebes Telah Tiba di Tanah Air
Brebes - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Brebes mencatat total 1.285 jamaah haji asal Kabupaten Brebes tiba di Kabupaten Brebes, Ahad 7 Juni 2026. Total ada 1.290 jamaah yang berangkat ke Tanah Suci Makkah, namun ada lima jamaah yang dikabarkan wafat saat berada di Makkah.
Plt Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Brebes Akhmad Nizam Baequni mengatakan, total jamaah yang terdaftar dan berhak berangkat ke Makkah mencapai 1.294 orang. Namun, ada empat orang yang batal berangkat.
Dia menerangkan, untuk total jamaah yang kembali pulang ke tanah air ada 1.284 orang. Sedangkan satu jamaah lainnya ikut kloter 37. Hal ini dikarenakan ada lima jamaah haji yang dikabarkan wafat di Makkah lantaran sakit.
"Total ada lima jamaah haji yang wafat saat berada di tanah suci," ungkapnya ditemui usai mendampingi jamaah haji pulang dari Solo ke Islamic Center, Minggu pagi.
Secara keseluruhan, kata dia, untuk pelaksanaan haji di 2026 ini bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari proses administrasi haji sebelum keberangkatan, selama keberangkatan, kepulangan hingga hal-hal lain pasca kepulangan jamaah haji berjalan lancar.
"Alhamdulillah, secara keseluruhan proses ibadah haji tahun ini bisa berjalan dengan lancar," ucapnya.
Dia menegaskan, kelancaran semua pelaksanaan ibadah haji berkat kerja sama semua unsur yang terlibat. Baik itu dari Pemerintah Kabupaten Brebes serta instansi lainnya yang ikut serta dalam memaksimalkan pelaksanaan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Brebes, khususnya Ibu Bupati Paramitha Widya Kusuma, Wakil Bupati Brebes Wurja, DPRD Kabupaten Brebes khususnya Komisi IV, Kementerian Agama Kabupaten Brebes, seluruh KBIHU, Polres Brebes, Kodim Brebes serta semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan sati persatu yang senantiasa mendukung dalam kesuksesan pelaksanaan ibadah haji bagi para jamaah asal Brebes," ucapnya.
Dia berharap, kelancaran ini pelaksanaan ibadah haji tahun ini bisa menjadikan semangat bagi pihaknya dalam menyukseskan ibadah haji yang akan datang.
"Kita semua tentunya berharap setiap pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan dengan baik. Dan kita berharap 2027 mendatang pelaksanaan ibadah haji tahun depan juga bisa berjalan dengan lancar, aamiin," terangnya.
Pertemuan Keluarga Haji di Brebes
Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Komplek Islamic Center Kabupaten Brebes, Jumat (5/6/2026) sore. Setelah menempuh perjalanan panjang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, ratusan jemaah haji asal Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Kloter 6 akhirnya kembali ke kampung halaman dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.
Sejak siang hari, keluarga jemaah telah memadati area Islamic Center. Mereka tak sabar menanti kedatangan orang tua, saudara, hingga pasangan yang telah berpisah selama berbulan-bulan. Saat bus yang membawa para jemaah tiba sekitar pukul 15.00 WIB, suasana langsung berubah menjadi lautan haru. Pelukan erat, air mata kebahagiaan, dan doa syukur mengiringi pertemuan yang telah lama dinantikan.
Dari total 351 jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, satu orang jamaah dilaporkan meninggal dunia usai melaksanakan Wukuf di Arafah. Meski demikian, seluruh rangkaian pemulangan jemaah berlangsung lancar dan para jamaah yang kembali ke Brebes dinyatakan dalam kondisi sehat.
Kedatangan jemaah haji disambut oleh Pemerintah Kabupaten Brebes yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat, Supriyadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah ke tanah air.
"Kami menyambut jemaah haji, kali ini ada Kloter 6 yang pulang. Secara keseluruhan semua berjalan lancar," ujar Supriyadi.
Kebahagiaan juga dirasakan Sucipto (65), salah satu jemaah haji yang mengaku bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Ia merasa terharu saat akhirnya bisa kembali berkumpul dengan anak, menantu, dan cucunya yang telah menunggu di Islamic Center Brebes.
"Alhamdulillah perjalanan ibadah haji berjalan aman dan lancar. Saya sangat bahagia bisa pulang dan bertemu kembali dengan keluarga," ungkapnya.
Perasaan serupa dirasakan Tuti (67), warga Desa Pemaron, yang berangkat menunaikan ibadah haji bersama anaknya. Keberangkatannya tahun ini menjadi perjalanan yang penuh makna karena sang suami telah meninggal dunia sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Dengan mata berkaca-kaca, Tuti mengaku bersyukur dapat kembali ke Brebes dalam keadaan sehat. Ia berharap seluruh ibadah yang dijalankannya diterima Allah Ta'ala dan menjadi haji yang mabrur.
"Saya sangat bersyukur bisa pulang dengan sehat. Semoga haji saya diterima dan menjadi haji yang mabrur," tuturnya.
Kepulangan Kloter 6 menjadi momen yang tak terlupakan bagi para jemaah maupun keluarga. Tangis haru yang pecah sore itu bukan sekadar karena pertemuan kembali, tetapi juga sebagai ungkapan syukur atas perjalanan spiritual yang telah ditunaikan dengan selamat di Tanah Suci.
