KABAR

Balikpapan Siap Ukir Sejarah Muktamar NU ke-35 Jika ditunjuk PBNU

Balikpapan - Kota Balikpapan telah menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) jika ditunjuk oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kesiapan tersebut didukung oleh nilai strategis dan teknis, hal ini telah disampaikan oleh Ustad Ahmad Rosyidi.


“Balikpapan bukan hanya siap, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk pelaksanaan Muktamar NU ke-35,” katanya pada hari Sabtu, 4 April 2026.

Menurutnya, Balikpapan memiliki kekuatan berdasarkan setidaknya sembilan elemen utama, salah satunya adalah kelengkapan infrastruktur yang dianggap sangat baik.

“Semua fasilitas pendukung sudah tersedia dan siap digunakan untuk kegiatan berskala besar,” katanya.

Ada banyak fasilitas di Balikpapan, termasuk Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, pelabuhan, hotel berbintang, dan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC Dome).

Pengalaman Balikpapan dalam mengelola agenda nasional juga sangat bermanfaat. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan kemampuan Balikpapan untuk menyelenggarakan acara nasional dengan baik. Posisi strategis Balikpapan juga diperkuat oleh dekatnya dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang dapat dicapai dalam waktu sekitar 45 menit melalui jalan tol. Rosyidi menyatakan bahwa ini bukan hanya soal lokasi, tetapi juga simbol masa depan Indonesia. Dia berpendapat bahwa pemilihan Balikpapan sebagai tuan rumah akan menjadi peristiwa bersejarah bagi Kalimantan Timur.

“Momentum ini penting untuk memperkuat eksistensi NU di kawasan timur Indonesia,” tambahnya.

Dari sisi keamanan, dukungan penuh juga datang dari berbagai pihak, termasuk Polda Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, hingga pemerintah daerah.

“Jaminan keamanan menjadi faktor penting, dan Balikpapan memiliki itu,” tegasnya.

Ia juga menilai karakter masyarakat Balikpapan yang multikultural dan terbuka menjadi keunggulan tersendiri dalam menyambut peserta dari seluruh Indonesia.

“Balikpapan adalah kota yang ramah dan terbiasa dengan keberagaman,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Rosyidi menegaskan bahwa dukungan lintas sektor menjadi modal kuat bagi Balikpapan.

“Dukungan pemerintah, pengalaman penyelenggaraan, serta semangat warga Nahdliyin menjadi modal sosial yang sangat kuat,” pungkasnya.

Saat ini, terdapat dua daerah lain yang juga masuk dalam penjajakan, yakni NTB dan Jawa Timur. Muktamar NU ke-35 diperkirakan akan digelar pada Juni hingga Agustus 2026, dengan keputusan final menunggu hasil Kombes dan Munas NU.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar