KABAR

Ni’matul Hanik Terpilih Jadi Ketua Muslimat NU Jepara, Kantongi 248 Suara

 Jepara - Dalam Konferensi Cabang X Muslimat NU Jepara yang diadakan pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, Hj. Ni'matul Hanik resmi dipilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jepara dari tahun 2026 hingga 2031.


Ia menerima dukungan dari 248 suara dari 268 suara yang diberikan dalam pemilihan yang diikuti para pemilik hak suara dari pimpinan ranting dan pimpinan anak cabang (PAC). Perolehan tersebut mengungguli kandidat lainnya, yakni Hj. Noor Ainy, Umi Farida, Laila Sofrina, dan Saidatur Rohmah.

Kesuksesan Hanik dianggap sebagai bukti keberhasilan kaderisasi dan regenerasi di Muslimat NU Jepara. Dia dikenal meniti jenjang kepengurusan secara bertahap selama berkiprah di organisasi hingga akhirnya dianggap memimpin organisasi perempuan terbesar di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut.

Mien Achdiyati, Ketua Panitia Konfercab X Muslimat NU Jepara, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan konferensi dengan tema "Menguatkan Khidmah Muslimat NU, Perempuan Berdaya, dan Masyarakat Sejahtera".

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Konfercab X Muslimat NU Kabupaten Jepara." terangnya.

Mien juga mengucapkan terima kasih kepada Hj. Noor Ainy, mantan Ketua PC Muslimat NU Jepara, atas pengabdiannya selama dua periode kepemimpinannya.

Dia menambahkan, "Kami berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan serta membawa Muslimat NU Jepara semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat."

Sementara itu, Hj. Ni'matul Hanik, ketua terpilih, menyatakan bahwa tujuan kepengurusannya yang akan datang adalah memperbaiki dan mengembangkan organisasi dan meningkatkan kapasitas anggota Muslimat NU hingga tingkat akar rumput.

Menurut Hanik, untuk meningkatkan peran Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan dan pembangunan sosial masyarakat, penting untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, lembaga, dan lembaga pemerintah.

Dia menyatakan bahwa penguatan organisasi dari dalam sangat penting. Kepengurusan harus solid, bersatu, dan berdaya agar Muslimat NU semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Hanik yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala MTs Matholiul Huda Bugel, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, sangat optimistis jaringan Muslimat NU yang tersebar hingga tingkat desa mampu menjadi kekuatan strategis dalam mendukung program pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan Konfercab ini dan kepada kepemimpinan baru juga datang dari Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PWNU Jawa Tengah, Ulil Albab. Beliau berharap kerja sama yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara LKK PWNU Jawa Tengah dan PC Muslimat NU Jepara dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

“Kami berharap program pemberdayaan ekonomi keluarga dan penguatan UMKM yang selama ini berjalan baik dapat terus dikembangkan pada masa kepengurusan mendatang,” katanya.

Sesuai mekanisme organisasi, Ketua terpilih memiliki waktu selama 30 hari untuk menyusun kepengurusan lengkap PC Muslimat NU Kabupaten Jepara periode 2026-2031 bersama tim formatur yang terdiri dari Ketua Terpilih, Ketua Demisioner Hj. Noor Ainy, Ketua PAC Muslimat NU Pecangaan Hj. Noor Hidayah, Hj. Tatik Wahyuningsih (Kembang), dan Hj. Muslichatun (Mlonggo).

Dengan hasil Konfercab X tersebut, Muslimat NU Jepara kini memasuki babak baru kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran perempuan NU dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Jepara.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar