Keutamaan Ilmu dan Orang Yang Berilmu

Keutamaan Ilmu dan Orang Yang Berilmu. Dengan ilmu agama, kita mengetahui bahwa Allah ta’ala ada tetapi tidak menyerupai semua yang ada,

KEUTAMAAN ILMU DAN ORANG YANG BERILMU

Sangat tinggi derajat orang yang berilmu. berikut adalah keutamaan Ilmu dan Orang yang berilmu;

1. Orang yang berilmu diangkat derajatnya oleh Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ (المجادلة: 11)

Maknanya: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan” (QS al Mujadilah: 11)

2. Dalam ayat berikut ini, Allah menyebut nama-Nya lalu malaikat dan orang-orang yang berilmu. Hal ini menunjukkan betapa tingginya keutamaan ilmu dan kemuliaan orang yang berilmu. Allah ta’ala berfirman:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (آل عمران: 18)

Maknanya: “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu), tak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, yang Mahakuat lagi Maha Bijaksana” (QS Ali ‘Imran: 18)

3. Orang yang berilmu lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu. Allah ta’ala berfirman:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ (الزمر: 9)

Maknanya: “Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS az-Zumar: 9)

4. Taqwa hanya dapat diraih dengan ilmu dan amal. Orang yang bertaqwa adalah orang yang telah mengetahui ilmu tentang kewajiban lalu ia laksanakan dan ilmu tentang perkara haram lalu ia tinggalkan. Kemuliaan sejati hanya dapat diraih dengan taqwa. Orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertaqwa. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (الحجرات: 13)

Maknanya: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian menurut Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui yang tampak dan tersembunyi dari keadaan hamba” (QS al Hujurat: 13)
 
5. Hanya orang berilmu yang mengamalkan ilmunya yang benar-benar takut kepada Allah ta’ala. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ (فاطر: 22)

Maknanya: “Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama” (QS Fathir: 22)

6. Di dalam seluruh ayat al Qur’an, tidak ada satu pun perintah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam untuk meminta tambahan sesuatu kecuali tambahan ilmu. Allah ta’ala berfirman:

 وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا (طه :١١٤)

Maknanya: “Dan Katakanlah: Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu” (QS Thaha: 114)

7. Dalam ayat berikut ini, Allah menjadikan orang-orang mukmin terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok bertugas menjaga kaum muslimin dan satu kelompok yang lain bertugas menjaga ajaran-ajaran Islam, yaitu para ulama. Hal itu menunjukkan bahwa dua kelompok tersebut memiliki keutamaan yang agung. Allah ta’ala berfirman:

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ (التوبة : ١٢٢)

Maknanya: “Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.”  (QS at-Taubah: 122)

8. Ulama adalah pewaris ilmu para nabi. Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اَلْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ (رواه البخاري)

Maknanya: “Para ulama adalah pewaris para Nabi” (HR al-Bukhari)

9. Orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya lebih utama daripada ahli ibadah yang mengetahui sahnya ibadah. Karena manfaat orang berilmu yang mengamalkan dan mengajarkan ilmunya itu meluas ke berbagai lapisan masyarakat, tidak terbatas pada dirinya sendiri. Berbeda dengan orang yang ahli ibadah yang  manfaatnya hanya terbatas pada dirinya sendiri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِيْ عَلَى أَدْنَاكُمْ (رواه الترمذي)

Maknanya: “Keutamaan orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya atas ahli ibadah yang mengetahui sahnya ibadah adalah seperti perbandingan keutamaanku atas orang yang paling rendah derajatnya di antara kalian” (HR at-Tirmidzi)

10. Salah satu tanda kebaikan pada diri seseorang adalah ia dimudahkan oleh Allah untuk belajar ilmu agama kepada ulama yang terpercaya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِيْ الدِّيْنِ (رواه البخاري ومسلم)

Maknanya: “Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan yang agung, maka Allah akan berikan kepadanya pemahaman yang mendalam tentang ilmu agama (dengan dimudahkan untuk belajar kepada para ulama yang terpercaya)” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

11. Belajar ilmu agama pahalanya lebih besar daripada melakukan shalat sunnah. Hal ini dikarenakan menuntut ilmu agama hukumnya wajib, sedangkan melakukan shalat-shalat sunnah sebanyak apapun hukumnya tetaplah sunnah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ، لَأَنْ تَغْدُوَ فَتَتَعَلَّمَ بَابًا مِنَ الْعِلْمِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ أَلْفَ رَكْعَةٍ (حَدِيْثٌ ثَابِتٌ رواه ابن ماجه)

Maknanya: “Wahai Abu Dzarr, jika engkau pergi lalu belajar satu bab ilmu agama, maka itu lebih baik bagimu daripada melakukan shalat sunnah seribu raka’at” (HR Ibnu Majah)

12. Ilmu agama akan mengantarkan kepada sahnya ibadah kepada Allah. Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا عُبِدَ اللهُ بِشَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ فِقْهٍ فِيْ الدِّيْنِ (رواه البيهقي في شُعَبِ الْإِيْمَانِ)

Maknanya: “Tidaklah Allah disembah dengan sesuatu yang lebih utama daripada dengan ibadah yang didasarkan pada pemahaman terhadap agama” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman)

13. Orang yang keluar rumah dengan niat belajar ilmu agama, maka pahalanya seperti orang yang berjihad di jalan Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ خَرَجَ فِي طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ (رواه الترمذي)

Maknanya: “Barangsiapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah, hingga ia kembali” (HR at-Tirmidzi) 

14. Ilmu agama adalah senjata dan perisai yang sangat kuat untuk melawan godaan syetan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

وَلَفَقِيْهٌ وَاحِدٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ (رواه البيهقيّ في شعب الإيمان)

Maknanya: “Satu orang faqih (orang yang mendalam pengetahuan agamanya) lebih sulit bagi setan untuk menggoda dan menjerumuskannya daripada seribu ahli ibadah” (HR. al  Bayhaqi dalam Syu’ab al-Iman)

15. Sebagai bukti atas keutamaan ilmu bahwa orang yang tidak berilmu sekalipun, jika dikatakan berilmu, maka ia tidak akan menolak dan pasti merasa senang. Sebaliknya jika orang yang tidak berilmu dikatakan bodoh, pasti ia akan menolak dan tidak mau dikatakan bodoh. 

16. Ilmu tetap ada pengaruh dan manfaatnya meski pemiliknya sudah meninggal. 

17. Ilmu menyebabkan hidupnya syari’at dan terpeliharanya ajaran-ajaran agama. Ilmu agama adalah hidupnya Islam. Artinya, dengan ilmu agama, seseorang akan mampu menjaga keislamannya dan keislaman orang lain. Dan dengan ilmu agama, ajaran-ajaran Islam akan terjaga kemurniannya dari pihak-pihak yang berupaya untuk menyelewengkannya.  

18. Dengan ilmu agama, seseorang akan mampu membedakan antara hal-hal yang bermanfaat baginya dan perkara-perkara yang membahayakan dirinya di akhirat, serta membedakan antara amal yang diridlai oleh Allah dan perbuatan yang dibenci oleh Allah.

19. Dengan ilmu agama, kita bisa membedakan antara kufur dan iman, antara tauhid dan syirik, antara tanzih (keyakinan yang menyucikan Allah dari menyerupai makhluk-Nya) dan tasybih (keyakinan yang menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya). 

20. Dengan ilmu agama, kita tahu bahwa Allah tidak menyerupai sesuatu pun di antara makhluk-Nya dan tidak satu pun makhluk yang menyerupai-Nya, Allah bukan benda yang bisa dipegang oleh tangan seperti  manusia dan bukan benda yang tidak bisa dipegang oleh tangan seperti cahaya.

21. Dengan ilmu agama, kita mengetahui bahwa Allah ta’ala ada tetapi  tidak menyerupai semua yang ada, ada tanpa tempat dan tanpa arah. Ada tanpa bisa dibayangkan.

22. Dengan ilmu agama, kita mengetahui apa yang boleh kita katakan dan kenapa kita mengatakannya, dan kita tahu kapan kita semestinya diam dan kenapa kita seharusnya diam.

COMMENTS

Name

AjaranNU,8,Akidah,8,AmaliyahNU,7,Antihoax,4,Bandengan,3,Banom,25,Banser,4,Bapangan,2,Bulu,2,Demaan,2,Fatayat,6,Gpansor,6,Hikmah,14,Internasional,14,IPNU IPPNU,9,Jatman,2,Jepara,28,Jobokuto,2,JQH,5,Kajian,26,Karangkebagusan,1,Kauman,1,Kedungcino,3,Keislaman,29,Kuwasen,3,Lakpesdam NU,1,LAZISNU,1,LBMNU,2,LDNU,4,LESBUMI,1,LFNU,1,LKNU,2,LPBHNU,1,LPNU,1,LTMNU,2,LWPNU,1,Maarif,6,Mulyoharjo,1,Muslimat,8,MWCNU,21,Nasional,28,News,63,NU,25,NUabad21,6,NUDunia,7,Pagarnusa,1,Panggang,1,Pendidikan,7,Pengkol,1,Potroyudan,1,RMI,5,Saripan,3,SejarahNU,7,Tokoh,7,Ujungbatu,1,Wonorejo,3,Ziarah,11,
ltr
item
Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Jepara Kota: Keutamaan Ilmu dan Orang Yang Berilmu
Keutamaan Ilmu dan Orang Yang Berilmu
Keutamaan Ilmu dan Orang Yang Berilmu. Dengan ilmu agama, kita mengetahui bahwa Allah ta’ala ada tetapi tidak menyerupai semua yang ada,
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhggvG2-jhjijt3HGFKZ9o-ay3Y6bRXUnL9gh-To0Mw0RHl6kb2Dgpq5HLhk_ag4swDlHgVCp4VS5PvkzSPq8YKhIVjLpLfASd-jkHkSroKFtEcZzpdmcrYb_BCERhua5yvRrwYYvHgjl--jS9YeC9c_iLCJ4abQX_pBIVnJDPyDIWcMlziQqjRyI16=w640-h366
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhggvG2-jhjijt3HGFKZ9o-ay3Y6bRXUnL9gh-To0Mw0RHl6kb2Dgpq5HLhk_ag4swDlHgVCp4VS5PvkzSPq8YKhIVjLpLfASd-jkHkSroKFtEcZzpdmcrYb_BCERhua5yvRrwYYvHgjl--jS9YeC9c_iLCJ4abQX_pBIVnJDPyDIWcMlziQqjRyI16=s72-w640-c-h366
Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Jepara Kota
https://www.mwcnujepara.com/2021/11/keutamaan-ilmu-dan-orang-yang-berilmu.html
https://www.mwcnujepara.com/
https://www.mwcnujepara.com/
https://www.mwcnujepara.com/2021/11/keutamaan-ilmu-dan-orang-yang-berilmu.html
true
3557243800941901703
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy