Bupati HSU Beri Apresiasi: Pelatihan Pemulasaran Jenazah Muslimat Sangat Bermanfaat
Hulu Sungai Utara – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), mengadakan Pelatihan dan Praktik Penyelenggaraan Jenazah. Kegiatan ini mencakup instruksi tentang cara memandikan dan mengafani jenazah sesuai dengan hukum Islam dan tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah. Pada hari Ahad, 14 Juni 2026, acara tersebut diadakan di Aula Dr. KH. Idham Chalid.
Bupati HSU H. Sahrujani, Ketua Tim Penggerak PKK HSU Hj Murniati Sahrujani, anggota pengurus Muslimat NU, dan peserta pelatihan dari berbagai kelompok masyarakat hadir dalam acara tersebut.
Bupati HSU H. Sahrujani mengucapkan terima kasih kepada PC Muslimat NU Amuntai atas kegiatan bermanfaat ini.
Bupati Sahrujani berkata, "Saya merasa bangga karena kegiatan ini sangat bernilai ibadah dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat." Bupati juga menyatakan bahwa pengetahuan tentang cara menyelenggarakan jenazah sesuai ketentuan agama yang harus dipahami bersama sangat penting.
Ia menyatakan bahwa pelatihan seperti itu juga merupakan contoh nyata dari kepedulian sosial dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah daerah mendukung penuh setiap upaya untuk meningkatkan pemahaman keagamaan dan memperkuat kerukunan.
Selain itu, karena Kabupaten HSU sebagian besar terdiri dari rawa, Bupati menekankan sejumlah masalah yang sering dihadapi masyarakat, seperti kekurangan fasilitas pemakaman umum dan kurangnya relawan penyelenggaraan jenazah.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Amuntai, Hj Muniroh menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mencetak kader-kader yang terampil dan memahami tata cara penyelenggaraan jenazah secara benar, agar nantinya dapat melayani kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sejumlah 150 peserta mengikuti kegiatan ini khususnya para kader-kader Muslimat NU dari berbagai wilayah di Kabupaten HSU.
Dengan menghadirkan narasumber yang kompoten dibidangnya, pelatihan kali ini dilaksanakan dengan dua metode, yaitu penyampaian materi secara teori dan dilanjutkan dengan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami serta mempraktikkan langkah-langkahnya dengan baik.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi peserta dan masyarakat umum di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
